Skill and Women (SAW)

1458287050500

Hari ini, lebih tepatnya pada hari Jum’at tanggal 18 Maret 2016, Bem fakultas keperawatan bidang PUAN (Pemberdayaan Perempuan) berkolaborasi dengan keputrian LDF ash-shihah fakultas keperawatan telah mengadakan sebuah acara yang sangat menarik dalam hal pengembangan kreativitas mahasiswa. Acara ini telah banyak memotivasi para perempuan untuk lebih semangat dalam mengembangkan skillnya. Skill and Women (SAW) adalah sebutan untuk acara yang telah sukses dijalankan oleh bem dan juga ldf fakultas keperawatan ini. Dari nama acaranya saja jelas terlihat bahwa acara ini terkhusus untuk perempuan. SAW kali ini dilaksanakan di sekretariatan bem fakultas keperawatan.  Indikator keberhasilan acara SAW ini telah ditunjukkan dengan antusiasnya para peserta yang hadir melebihi target dengan jumlah 47 orang. Partisipasi aktif juga ditunjukkan oleh para peserta ketika sedang berlangsungnya acara ini.

Departemen PUAN dan Keputrian mengambil tema yang menarik dalam acara SAW kali ini. Yaitu “merajut tanpa menggunakan jarum”. Sekilas mengenai judul saja telah menarik minat para perempuan di fakultas keperawatan untuk mengikuti acara ini. Seperti umumnya yang kita ketahui bahwa merajut pasti menggunakan jarum. Tetapi oleh beberapa anak fakultas yang memang memiliki bakat dan ahli dalam hal merajut, mereka bahkan telah mampu mengembangkan skill lebih lanjut untuk merajut tanpa menggunakan jarum. Merajut tanpa jarum ternyata lebih mudah dari menggunakan jarum pada umumnya. Hasilnya memang berbeda tapi jelas menunjukkan unsur ketertarikan tersendiri.

Dengan tujuan untuk memberdayakan kreativitas perempuan, maka melalui acara ini, organisasi kemahasiswaan bem dan ldf telah berhasil menunjukkan bahwa melalui pemberdayaan perempuan maka kreativitas anak bangsa juga akan semakin meningkat. Beberapa dari peserta memang mengungkapkan kepuasan dan kesan yang seru mengenai terlaksananya acara ini. Dan berharap supaya kedepan terus berlanjut sehingga skill seorang perempuan semakin berkembang. Acara yang berlangsung kurang lebih satu jam setengah ini telah membuktikan bahwa banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengembangkan skill selain daripada menuntut ilmu pendidikan yang memang menjadi tujuan setiap mahasiswa. Semangat untuk PUAN dan terus lanjutkan SAW dengan skill-skill menarik lainnya yang bisa dikembangkan. (ZR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *