Lomba Cerdas Cermat Keperawatan se-Banda Aceh dan Aceh Besar

CERDAS-CERMAT-KEPERAWATAN

Persiapan yang matang dan pastinya melelahkan di iringi dengan usaha yang gigih dan tekun telah menghantarkan para panitia Lomba Cerdas Cermat Keperawatan se-Banda Aceh dan Aceh Besar yang bernaung dibawah Bem Fakultas Keperawatan Unsyiah untuk bisa menyukseskan acara lomba cerdas cermat keperawatan tersebut. Acara yang berlangsung pada Jum’at tanggal 26 Maret 2016 ini telah berhasil mengundang pastisipasi aktif dari para peserta untuk mengikuti lomba ini dan sesuai dengan target dimana para peserta yang hadir merupakan tim-tim delegasi dari masing-masing instansi keperawatan. Setiap Instansi mengirimkan sedikitnya satu tim dan bahkan beberapa instansi ada yang mengirimkan dua tim dengan tetap sportif meskipun setelah menarik nomor untuk yang akan maju terlebih dahulu ternyata malah beradu dengan tim dari instansi sendiri. Lomba ini berlangsung di Aula fakultas keperawatan dengan pembukaan acara langsung di buka oleh Dekan Fakultas keperawatan pada pukul 08.30 WIB.

Sedikitnya terdapat enam instansi yang ikut berpartisipasi termasuk dari fakultas keperawatan sendiri. Lomba cerdas cermat keperawatan ini di pisahkan lombanya antara Akademisi keperawatan dari D3 dengan Sarjana (S1) sehingga menghasilkan enam juara terpilih yang berhasil memenangkan lombanya yang terdiri dari dua juara 1, dua juara 2 dan dua juara 3. Dalam hal ini, untuk instansi keperawatan dari D3 untuk juara 1 di menangkan oleh akademisi keperawatan Kesdam Banda Aceh, juara 2 oleh Politeknik Kesehatan Aceh Besar dan juara 3 oleh Instansi dari Akademisi keperawatan Kesdam Banda Aceh juga. Sedangkan dari Instansi keperawatan S1, untuk juara 1 dan juara 2 nya di rebut oleh delegasi tim dari Fakultas keperawatan Unsyiah sendiri dengan juara 3 nya dari Fakultas keperawatan Universitas Abulyatama Aceh Besar.

Lebih jauh dari sekedar lomba, di tinjau dari partisipasi aktif peserta dan juga semangat yang luar biasa telah membuktikan bahwa lomba cerdas cermat keperawatan kali ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana. Peserta sangat semangat dalam menjawab setiap soal yang di berikan oleh juri di mulai dari babak penyisihan dengan soal pemerataan sampai dengan babak final yang hanya bisa di wakili oleh beberapa tim. Kekurangan dari setiap acara pasti ada, dan dari setiap kekurangan itu sendiri akan menjadi sebuah tolok ukur sebagai bentuk perbaikan ke depannya. (ZR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *