FAKULTAS KEPERAWATAN UNSYIAH “SAWEU” ACEH JAYA

Aceh Jaya – Gerakan Mahasiswa Keperawatan Peduli Masyarakat (GEMPAR), kegiatan bakti sosial tahunan Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala, kembali dilaksanakan untuk yang ke-6 kalinya. Bakti sosial yang dilaksanakan selama tiga hari terhitung sejak tanggal 8 – 10 oktober 2018 ini melibatkan tiga desa yakni, Desa Ceureumen, Desa Sabet, dan Desa Pasar Lamno, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya. Kegiatan GEMPAR ini melibatkan 138 mahasiswa baru 2018 dan 76 orang panitia.
Opening ceremony dilaksanakan pada Senin, 8 oktober 2018, yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Aceh Jaya, Wakil Rektor III Universitas Syiah Kuala, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni Unsyiah, Dekan Fakultas Keperawatan, Wakil Dekan I, II, dan III Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala, Kepala Puskesmas Lamno, Camat Jaya, Kepala KLH Aceh Jaya, Geuchik Desa Sabet, Desa Pante Ceureumen, dan Desa Pasar Lamno, beserta tiga bidan desa yang ikut meramaikan opening ceremony yang dilakasanakan di balai Desa Pasar Lamno.
Acara pembukaan GEMPAR 6 ini dimulai dengan laporan dari ketua panitia, dilanjutkan kata sambutan oleh Camat Jaya. Agenda selanjutnya adalah pemberian kata sambutan dari Kepala Biro Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Syiah Kuala dan kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Dan diakhiri oleh Kepala Dinas Kesehatan dalam menyampaikan kata sambutannya sekaligus pembukaan acara GEMPAR 6.

Dihari yang sama, Senin, juga berlangsung berbagai kegiatan penyuluhan yang disampaikan langsung oleh mahasiswa baru angkatan 2018 Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala antara lain, penyuluhan tingkat SD dengan materi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) serta Perawatan Luka Sederhana, yang berlangsung di SD Negeri 8 Jaya. Serta, Penyuluhan tingkat SMP yang berlangsung di SMP Negeri 3 Jaya, dengan materi Bahaya Bullying dan Bahaya Merokok. Sedangkan untuk penyuluhan tingkat SMA, materi yang disampaikan yaitu Kesehatan Reproduksi dan Bahaya Narkoba. Kegiatan ini berlangsung di SMA Negeri 1 Jaya.
Acara penyuluhan lainnya yaitu, Penyuluhan Kesehatan Jiwa mengenai stigma yang ada di masyarakat terhadap penderita gangguan jiwa. Kegiatan ini dilaksanakan di Dayah Desa Pante Ceureumen yang dihadiri oleh warga dengan antusias. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan Penyuluhan Open Defecation Free (ODF) yang dilaksanakan di tempat yang sama. Penyuluhan ini bertujuan untuk menginformasikan pada masyarakat sekitar mengenai dampak buruk dari BAB tidak pada tempatnya, baik bagi lingkungan maupun bagi masyarakat itu sendiri. Dengan adanya penyuluhan ini diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran diri terhadap kesehatan dan lingkungan sekitar.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada GEMPAR 6 ini kegitan sirkumsisi kembali diselenggarakan. Kegiatan ini dilaksanakan di Puskesmas Lamno yang diikuti oleh 15 peserta.
Pada siang hari, kegiatan dilanjutkan dengan home visit atau kunjungan pada sejumlah rumah warga untuk mendata tingkat kesehatan pada ketiga lokasi gempar, serta memberikan penyuluhan singkat mengenai masalah kesehatan yang sedang diderita. Dan di sore hari kegiatan diisi dengan Penyuluhan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dengan materi pertolongan pertama pada korban tenggelam, heimlich manuver sebagai pertolongan pertama saat tersedak. Kegiatan ini diselenggarakan di Paud Desa Sabet.
Kegiatan terakhir menutup serangkain agenda pada hari pertama ini adalah Perlombaan Adzan dan Tahfidz Juz Amma untuk anak- anak yang diselenggarakan pada malam hari di Meunasah Desa Sabet. Perlombaan ini diikuti oleh 15 peserta dari Desa Sabet dan Desa Pante Ceureumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *